Senin, 22 Februari 2010

Tuhan Memelihara kita, Harun Dethan.

TUHAN MEMELIHARA KITA-MZM 17:8/HD.
November 2, 2008 at 7:02 am | In Uncategorized | Leave a Comment

Tuhan memelihara kita seperti biji mata-Nya. “Peliharalah aku seperti biji mata-Mu.” Protect me as you would your very eyes; Daud percaya bahwa Tuhan pasti memelihara. Keadaan yang dialami Daud adalah dikejar-kejar orang fasik yang ingin menggagahinya dan membinasakannya tetapi Daud tidak gentar, ia terus membangun kepastian dalam nuraninya bahwa Tuhan pasti memeliharanya bagaikan biji mata-Nya. Makanya Daud mengawali perjalanannya dengan memanjakkan sebuah doa “Protect me, O GOD: I trust in you safety. I say to the LORD, ” You are my Lord all the good things. I have come from you.” Jagalah aku ya Allah. sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata “Engkaulah TUHANKU, kebahagiaanku. tak ada yang melebihi Engkau! (MZM 16:1-2 BIS) Pemazmur menggunakan dua penggambaran yang mengingatkan kasih dan perhatian Tuhan, pertama “bijimata” yang menyatakan sesuatau yang bernilai dan di sayangi. kedua “Naungan sayapmu “ diambil dari seekor induk ayam yang melindungi anak-anaknya dengan sayapnya/perlindungan yang lembut.

Mengapa Tuhan memelihara kita seperti biji mata-Nya?

1. Supaya kita selamat dari kesengsaraan ” ingatlah kisah Yakub setelah 14 tahun bekerja pada Laban, jika bukan pemeliharaan Tuhan maka ia akan meninggalkan laban dengan tangan kosong.” Kej. 31:42

2. Supaya kita selamat dari kecurangan, ” Tuhan tidak akan memberikan ijin jika ada yang ingin mencurangi kita, Tuhan akan membela, memberi, membebaskan, membuat, menegakkan, mengasihi.” MZM 146:7-9.

3. Supaya kita selamat dari Kegelapan, ” Kegelapan tidak dapat menaklukan kita jika kita mengarahkan pandangan kita pada Tuhan dan bukan pada diri sendiri atau suasana, situasi dan keadaan.” MZM 112:4,7.

Hari ini kita mengerti bahwa, Tuhan memelihara kita seperti biji mata-Nya, kita begitu khusus /special dan kita tidak akan dibiarkan-Nya masuk dalam keadaan yang akan merugikan kita. harun dethan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar